Hindari Tertukar, Masing Masing Koper Calon Jemaah Haji Asal Sinjai Ditandai Khusus

oleh -63 Dilihat
oleh

Balangnipa, Sinjai Utara (Humas Sinjai) — Koper-koper milik jemaah calon haji asal Kab. Sinjai diberi tanda khusus yang telah disepakati oleh anggota setiap kelompok terbang (kloter). Bentuk dan dimensi koper yang sama membuat koper milik jemaah rentan tertukar, sehingga tanda khusus tersebut menjadi pembeda koper tiap kloter.

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sinjai, H. Syamsul Bakhri saat memeriksa ratusan koper milik calhaj Sinjai  di Aula Kemenag Sinjai, Kamis (25/5/2023)

“Ini untuk menghindari koper yang tertukar. Begitu sampai ke Tanah Suci akan ada banyak calhaj dari seluruh dunia. Ketika ada ciri khusus seperti kain atau lainnya, akan mempermudah mencarinya,” tegas Syamsul Bakhri

Ditambahkan, koper-koper tersebut akan diamankan di polres  Sinjai dan akan berangkat secara bersamaan besok pagi bersama calhaj  ke Asrama Haji Sudiang Makassar,

Plt  Kakankemenag  Sinjai  menjelaskan, setiap calhaj mendapatkan tiga buah tas, yakni 1 unit tas paspor, 1 unit tas tenteng beroda, dan 1 unit koper besar. Selama beribadah haji di tanah suci, setiap hari calhaj cukup membawa tas paspor yang berisi paspor dan uang secukupnya.

“Sedangkan tas tenteng hanya untuk keperluan sesaat selama perjalanan,” bebernya.

Semoga , calhaj memahami aturan berat koper yang boleh dibawa, yakni maksimal  kilogram per koper. Selain itu, terdapat beberapa jenis barang yang tidak boleh untuk dibawa.

“Benda-benda yang dilarang untuk dibawa, antara lain benda cair, benda tajam termasuk power bank karena berbahaya,” Harapnya.

Sementara itu, Kamriati Anies (Kasi PHU) Kemenag Sinjai  mengatakan, pemantauan terhadap persiapan keberangkatan calhaj terus dilakukan, oleh petugas Kantor Kemenag Sinjai dan Bagian Kesra Setda Kab. Sinjai, di antaranya pemasangan foto dan pemberian tanda pada koper milik calhaj.

“Jangan sampai ada yang terlewat. Semua sudah sesuai standar,” katanya.

Ria Anies pun mengimbau para calhaj agar tidak membawa banyak barang di dalam kopernya. Bahkan, calhaj tidak perlu membawa banyak pakaian. Selain pakaian, calhaj juga diimbau tidak membawa barang-barang yang besar atau berat. tandasnya.